Anda ingin punya Rumah Sendiri ? di Lokasi Strategis ? Terbentur Dana ? Kami Solusinya ! Bayar 1/2 saja atau bahkan 1/3 dan Sisa Anda bayar Tanpa Bunga ! Rumah Minimalis Modern 45/85 Tanpa DP Hanya 35ribuan perhari tanpa denda tanpa lelang ! KLIK = rumahpublik.com

GRATIS TELPON & SMS SELAMANYA, AYO GABUNG DI PULSAHEBAT.COM


Kredit Tanpa Agunan   tanah strategis murah    Arisan Online, GudangUang.Com
   | Tentang  | Ketentuan |  Privacy & Policy |  Disclaimer | 
   | Alamat : Jalan Sudirman No.40 Duri Riau 28884 | 
      ☎ Telpon  : (0765) 594246  
      ☎ Mobile Call  : 0852 7811 1234  
      ☏ Mobile SMS   : 0896 2003 7000
      ✉ Email : admin@duririau.com

Senin, 27 Juli 2015

Rumah Type 24 Harga 60 juta cash dan kredit

InsyaAllah,
BM70COM akan bangun 6 unit Rumah type 24
ukuran 4 x 6 luas tanah 7x10
akses jalan keliling 3 meter 
ada 1 kamar ukuran 3x2,75
ada ruang tamu, dapur, kamar mandi.
untuk pengembangan selain 2 lantai,
masih bisa untuk 2 ruang dibelakang ukuran 2x3
dan bagian depan juga masih 2 ruangan lagi
bisa untuk ruang 3x3 dan garasi 5x3
lokasi dijalan tegal sari km4 daerah belakang toyota
namun anda mesti masuk dari daerah klinik Syamda
posisi pas sebelah kiri dekat simpang 3 pos ronda
Insya Allah juga akan dibangun dilokasi lainnya
harga jual 60juta
bisa cash dan kredit
surat skgr
harga belum termasuk listrik dan air
dan tidak keramik 
untuk pembelian kredit
bisa kami bantu lewat bank
asal anda tidak kena bi checking
atau kredit lewat kami
dengan dp bisa diangsur hingga 1,5 tahun
rumah dibangun apabila dp anda sudah lunas
dp adalah 30% harga atau 20juta rupiah
penentuan kapling setelah pembayaran masuk 20%
cicilan tanpa bunga sejuta rupiah perbulan
jika anda berminat segera hubungi kami
0852 7811 1234 telpon atau sms dulu
datang langsung ke toko lebih baik
BM70COM-TIKI
Jalan Sudirman Simpang Desa Harapan

Sket Denah Rumah pada gambar dibawah
bagian yang diarsir hijau

Buruan,,,,,,, Unit Terbatas


Rabu, 22 Juli 2015

Surat untuk Pemerintahan Bengkalis

* ALHAMDULILLAAH,
ada juga salah seorang pegawai dispenda mau tanda tangan dan cap
surat verifikasi harga Tanah menurut Patokan Harga sebenarnya,
Maka dengan Ini Permasalahan ini selesai,
Masih ada Manusia yang mau Kerja Benar walau hanya 1%


Surat untuk Bapak/Ibuk di Pemerintahan Bengkalis,

Mau tanya tentang Pajak Peralihan Hak
Saya punya Tanah ukuran 20x30 yang Saya beli seharga 8juta rupiah
lokasi Jalan Pipa Air Bersih dan Masuk lagi kedalamnya bukan dipinggir jalan,
Masih berupa Tanah Semak dan Belukar
Itu tanpa Bangunan dan Tidak ada Rumah disekelilingnya
serta belum ada Nama Jalan,
RT dan RW pun masih numpang ke Mendiang pak Boyman,
Jauh ke Jalan Wonosari Dekat Simpang 125
yang Masih Wilayah Desa Balai Makam

Karena takut hilang dan tumpang tindih surat,
Pada 2013 Saya Sertifikatkan melalui Notaris Riama Gultom
Kena Biaya hampir 7juta rupiah dan sampai sekarang sudah 2 tahun belum siap !

Pada Bulan Juli ini Saya ditelpon Notaris
dan mengatakan Kena Pajak 1 (satu) juta rupiah
Saya datangi Notaris,
dan karena Pajak sangat besar tentu Saya bertanya,
Pajak Apakah gerangan ?
Rupanya Pajak Peralihan Hak,
Karena Saya Buta Masalah Pajak,
Maka Saya Cari Tahu sana dan sini Ketentuan Sebenarnya.

Rupanya,
Hal yang sebenarnya Tanah Saya tidak kena Pajak !
karena Nilai masih dibawah 60juta

Atas Anjuran Pihak Notaris,
Saya datangi kantor Dispenda Bengkalis Perwakilan di Duri Jalan Desa Harapan,
Mereka Tulis Nilai Tanah Saya 70juta dan di Surat lainnya 80juta

Tentu Saya Komplain,
"Begini pak atau buk Ini ada Kesalahan,
Kalau benar Nilai Tanah Saya demikian,
Pulangkan saja Tanah Saya,
atau bapak/ibuk Beli separo Harga yang ditulis tersebut
yakni 40juta saja agar Saya beli gantinya sebuah Tanah dipinggir jalan
Aspal 125 yang tetangga kiri dan kanan Ruko,
bahkan Suratnya sudah Sertifikat lagi"
dan bisa untuk 2 (dua) Ruko,
jawab mereka
Tanah bapak sudah ada bangunannya ! 63m2 lagi !
Langsung saya jawab !
Ini surat Bohong ! dan terlalu mengarang dan sangat asalan !
Tanah Saya sudah sering dicek Periksa Notaris,
Pihak Desa, Orang BPN itu masih Tanah Kosong
Bahkan Kok ditulis ada Bangunan ? Besar lagi yakni 63m2

Kalau mau Kejar Setoran, masih banyak Pajak yang bocor,
Pajak Reklame yang harus ditagih Bengkalis,
diberitakan masih 60% dari Target Real
dan lain sebagainya, hadohhhh,,,
Belum lagi Pajak Hilang dan Uang Pajak dikorupsi !

Sampai hari ini Saya masih ditelpon Pihak Notaris,
agar segera bayar Pajak tersebut,
dengan alasan kata orang Pemda Bengkalis :
" kalau tidak mau bayar pajak nanti bayar biaya Sertifikat lagi "

Maka dengan ini Hak Saya sebagai Warga Negara menyampaikan Komplain
atas Kinerja Aparat Pemerintah ! yang tidak bisa bekerja dengan benar !

Padahal Nilai Tanah tidak seperti demikian !
Apalagi belum kategori Kena Pajak !
Tetangga Tanah Saya masih ada yang jual Tanahnya 10juta
dengan ukuran yang sama yakni 20x30 meter

Ada apa maksud pihak Dispenda dengan Pajak demikian !
kalau Pajak itu wajar, dan masuk Akal, maka Saya bayar,
karena Selama ini Sayapun bayar PBB rumah,
Pajak Kendaraan, Bea Cukai, Pajak Import dsbnya

Demikianlah semoga dapat diperbaiki, Terimakasih

Senin, 20 Juli 2015

Fakta Toleransi Islam


Ustadz Farid Okbah : Jangan ajari kami toleransi..
Ketika Islam minoritas dan ketika islam Menjadi Adidaya...
Penyerahan kunci Istana Al-Hamra oleh Sultan Muhammad As-Shaghir kepada Raja Ferdinand dan Ratu Isabella pada 2 January 1492 M menandai berakhirnya kekuasaan Islam di Spanyol. Itu artinya, secara politik Islam sama sekali tidak memiliki hak terhadap Spanyol.
Namun berakhirnya kekuasaan Islam di Spanyol tidak serta merta mengakhiri kisah kaum muslimin di negeri itu, penyerahan kekuasaan justru merupakan awal dari sejarah kelam kaum muslimin di sana. Piagam Granada yang menjanjikan kebebasan beragama bagi kaum muslimin rupanya tidak berumur panjang.
Pada tahun 1502 umat Islam diberi dua opsi, mameluk Kristen atau pergi meninggalkan bumi Spanyol. Artinya, menetap di Spanyol dengan tetap memeluk agama Islam sama artinya dengan bunuh diri. Banyak kaum muslimin yang memilih meninggalkan Spanyol, namun tidak sedikit yang memilih pindah agama secara dzohir, namun tetap beribadah secara Islami dengan sembunyi-sembunyi. Mereka inilah yang kemudian dikenal sebagai kaum Moriscos.
Seiring dengan berjalannya waktu, keberadaan kaum Moriscos dianggap sebagai sebuah ancaman. Sehingga antara tahun 1508-1567 keluar sejumlah peraturan yang melarang segala hal yang bernuansa Islam, baik pakaian maupun nama.
Penggunaan bahasa Arab juga dilarang. Anak-anak kaum muslimin dipaksa untuk menerima pendidikan dari para pendeta Kristen. Puncaknya pada tahun 1609-1614 sebanyak 300.000 Moriscos diusir dari Spanyol oleh Raja Philip III. Benar-benar sebuah kenyataan sejarah yang pahit dan menyedihkan.
Dari Spanyol mari kita pindah ke belahan bumi yang lain, tepatnya ke Turky tempat dimana kekhalifahan Ottoman berpusat. Setelah mendengar penyiksaan yang dilakukan penguasa Spanyol terhadap kaum muslimin, Sultan Salim I marah besar, dia mengeluarkan Dekrit yang berisi perintah kepada seluruh penganut Yahudi dan Nasrani yang berada di bawah kekuasaannya untuk memilih satu dari dua opsi, tinggal menetap dengan catatan memeluk agama Islam atau pergi meninggalkan Tanah Kekhalifahan.
Mendengar Dekrit tersebut, Syaikh Ali Afandi At-Tirnabily selaku Mufti Ottoman saat itu menyampaikan penolakannya terhadap Dekrit Sultan. Mufti menjelaskan bahwa Dekrit tersebut tidak boleh dilaksanakan sekalipun kaum muslimin disembelih di negeri-negeri Salib. Mufti juga menjelaskan bahwa selamanya tidak ada paksaan dalam beragama.
Akhirnya Sultan Salim menarik keputusannya dan membiarkan penganut Yahudi dan Nashrani tinggal dengan aman dan damai di bawah pemerintahannya. Iya, mereka semua tinggal dengan aman dan damai disaat pemerintah Spanyol menyembelih ratusan ribu kaum muslimin di negaranya.
Allahu Akbar.. Betapa agungnya Islam.. 
Betapa agungnya peradaban Islam…
Sikap Sultan Salim yang tunduk pada rambu-rambu keislaman sudah cukup sebagai jawaban bahwa Islam bukan teroris, namun sebagai rahmatan lil 'aalamin. Dimana bila Islam berkuasa, dia akan menjadi pengayom bagi semua.
Andai Islam intoleran seperti yang mereka tuduhkan, tentu tidak akan satu Yahudi atau satu Kristenpun yang tersisa di tanah Andalus, Turky, Mesir, Lebanon, Jordan dan sejumlah negara lainnya saat Islam berkuasa di sana.
Inilah sejarah kami… 
Jadi tak usah mengajari kami soal toleransi.

Sumber : Voice of Al Islam

ciplukan atau latuik-latuik obat stroke

INI KISAH PENGALAMAN NYATA DARI TEMANNYA TEMAN SAYA.
Aku terkena penyakit stroke pada lengan kananku ....
Tanganku tak berdaya ,Tidak bisa diangkat , Apalagi mengangkat beban....
Aku sedih dan menangis kala itu, Pakai baju tak bisa, Apalagi memakai celana ....
Mandi tak mampu memegang sabun, Hanya air shower yang mampu membasahi tubuhku...
Allah masih sayang pada saya, Seorang tukang jahit memberikan pohon " CIPLUKAN " pada saya ...
Aku cuci seutuhnya hingga bersih : Akar , batang , daun buah pokok semuanya .....
Aku merebusnya dengan 4 gelar air, Setelah dingin aku minum pagi 1 gelas , siang juga malam hari .....
Alhamdulillah , setelah aku minim 2 hari Allah memberikan kesembuhan pada saya .....
Aku sehat kembali, Kini Jari manisku sedang mengetik membagi berita, Membagi bahagia ......
 dari facebook herman.weng

Rumah Type 21 tanpa DP Angsuran 1,5juta dan 1juta Buruan,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Bagi Anda yang Minat Rumah Type 21 Tanpa DP
 Bulanan hanya 1,5juta dan 1juta 
Silahkan hubungi BM70COM 
Telpon/Sms 0852 7811 1234 / 0896 2003 7000 
Sebaiknya SMS saja dulu, atau 
Datang langsung ke Toko Kami BM70COM - TIKI 
Jalan Sudirman Simpang Desa Harapan Duri 
Lokasi Dekat Pabrik Roti Lapangan Sebelum Tahap 3
dan KM 4 Kulim 
Buruan,,,,,,,,,,, Unit Terbatas

* Gambar hanya Ilustrasi, Jika Anda berminat juga bisa
Tergantung Uang Muka dan Harga Kesepakatan













Kamis, 16 Juli 2015

Perbandingan Matematis di Dunia dan di Akhirat Berdasarkan Al-Quran


Al-Quran merupakan kitab terakhir bagi umat manusia. Tidak hanya berisi mengenai ajakan menuju jalan kebenaran, yaitu jalan Allah SWT, Al-Quran juga berisi berbagai macam disiplin ilmu pengetahuan. Dari mulai ilmu sejarah, matematika, biologi, astrofisika, dsb. Disiplin ilmu yang ada di dalam Al-Quran bahkan kebenarannya ada yang baru terungkap dalam beberapa dekade terakhir. Subhanallah.

Pada kesempatan ini saya akan share mengenai kebesaran Allah SWT yang bisa kita lihat di Al-Quran dengan menggunakan ilmu matematika sederhana. Semua angka pada tulisan ini bukanlah merupakan angka pasti, karena sesungguhnya ilmu kita sebagai manusia sangatlah terbatas. Tidak mungkin kita bisa menghitung kekuasaan Allah SWT yang maha tidak terbatas.

Perbandingan waktu
"Dan sesungguhnya satu hari (menurut perhitungan) Tuhanmu adalah seperti 1000 tahun menurut perkiraanmu." (Al-Hajj ayat 47)
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (As-Sajdah ayat 5)

Berdasarkan 2 ayat diatas, mari kita perkirakan perbandingan hari antara dunia dengan akhirat menggunakan hitungan matematika sederhana.
  • 1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia
  • 1 tahun di dunia = 365 hari
  • 1 hari di akhirat = 365 x 1000 = 365.000 hari
Berarti satu hari di akhirat adalah 365 ribu hari di dunia.


Coba kita misalkan, jika 1 hari di akhirat juga ada 24 jam seperti di dunia.
  • 1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia
  • 1 hari di dunia = 24 jam
  • 1 jam di akhirat = 1000/24 = 41,7 tahun

Maka setiap jam di akhirat adalah sama dengan 41,7 tahun di dunia.

Usia harapan hidup umat Nabi Muhammad adalah kurang lebih 60 tahun.
maka jika kita bandingkan waktu hidup di dunia dengan kehidupan akhirat.
  • 1 jam di akhirat = 41,7 tahun
  • 60 tahun/41,7 tahun = 1,4 jam

Maka kita hanya hidup di dunia selama 1,4 jam berdasarkan hitungan akhirat.
"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan main-main dan senda gurau belaka. Dan sesungguhnya negeri akhirat itu adalah terlebih baik bagi orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Al-An’am ayat 32)

Perbandingan ukuran
Sebagai bahan renungan, mari kita buat hitungan sederhana dengan membuat asumsi bahwa akhirat itu sebuah planet layaknya bumi. Selanjutnya kita asumsikan variabel lain seperti axis dan rotasinya sama persis seperti bumi. Mustahil bagi kita manusia untuk bisa mengukur luasnya ciptaan Allah SWT yang maha tidak terhingga.
  • Diameter bumi adalah 12.700 km
  • 1 hari di bumi = 1 kali bumi berputar = 24 jam

berdasarkan surat Al-Hajj ayat 47,
  • 1 hari di akhirat = 1 kali akhirat berputar = 1000 tahun
  • 1 tahun = 8760 jam
  • 1000 tahun = 8.760.000 jam
  • 1 putaran di akhirat = 8.760.000 jam

Maka menggunakan rumus proportional sederhana, didapatkan:

24 x A = 12.700 x 8.760.000
A = 4.635.500.000

Dari perhitungan diatas, kurang lebih diameter "planet" akhirat adalah 4,63 milyar km. Itu baru diketahui diameternya saja. Untuk menentukan luasnya, kita akan menggunakan rumus menghitung luas bola sederhana. Dengan asumsi bahwa "planet" akhirat itu berbentuk bola sempurna.
  • Rumus luas bola = 4 x π x r2
  • Diameter akhirat = 4.635.500.000 km
  • Jari-jari (r) akhirat = 2.317.750.000 km

Luas akhirat
  • = 4 x 22/7 x 2.317.750.0002
  • = 67.471.881.185.000.000.000 km persegi

Luas bumi
  • = 510.072.000 km persegi
Jika kita mengibaratkan akhirat sebuah "planet", dan dibandingkan luas bumi dan akhirat, luas bumi hanya 1:132 milyar luas akhirat. Bumi yang luasnya 500 juta km persegi masih menyisakan banyak tempat untuk populasi manusia yang sudah mencapai 7 milyar jiwa.

Angka diatas sangat jauh dari angka pasti karena kekuasaan Allah SWT sangat tidak terhingga dan tidak mungkin bisa dihitung. Angka diatas hanya renungan untuk menunjukan betapa kecilnya kita sebagai manusia dimata Allah SWT dibandingakan dengan ciptaan-Nya yang maha tidak terhingga.
Apakah kamu puas dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. (At-Taubah ayat 38)

Perbandingan jarak
Selanjutnya kita akan buat perbandingan sederhana antara jarak bumi dengan akhirat, yang setiap 1 hari perjalanan kesana adalah sama dengan 50.000 tahun. Seperti dijelaskan pada ayat berikut:
Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (Al-Ma’arij ayat 4)
Kita misalkan jarak yang kadarnya 50.000 tahun bagi manusia, akan ditempuh dengan menggunakan kecepatan cahaya (kecepatan paling cepat di dunia yang diketahui saat ini).

Kecepatan cahaya dalam 1 detik adalah 300.000 km/detik
Jarak antara bumi dan akhirat adalah 50.000 tahun

Jika 50 ribu tahun kita konversi ke dalam hitungan detik, maka:
  • 50.000 tahun x 365 = 18.250.000 hari
  • 18.250.000 hari x 24 = 438.000.000 jam
  • 438.000.000 jam x 60 = 26.280.000.000 menit
  • 26.280.000.000 menit x 60 = 1.576.800.000.000 detik

Lalu kita kalikan 50 ribu tahun dengan jarak tempuh kecepatan cahaya tiap satu detik:
1.576.800.000.000 detik x 300.000 km/detik = 473.040.000.000.000.000 kilometer

Maka jarak bumi dan akhirat adalah 473.040 trilyun kilometer yang ditempuh menggunakan kecepatan cahaya selama 50 ribu tahun. Artinya, para malaikat dapat menempuh perjalanan tersebut dalam 1 hari dengan melebihi kecepatan cahaya.

Renungan
Tidak bosan-bosannya saya mengingatkan bahwa semua hitungan yang diuraikan diatas hanyalah asumsi dan bukanlah sebuah angka pasti.  Mustahil bagi kita sebagai manusia menghitung kekuasaan Allah SWT yang maha tidak terbatas. Karena sesungguhnya kita sebagai manusia hanya diberi ilmu yang amat sangat sedikit.

Hitungan diatas dibuat dengan sederhana dengan harapan agar kita memahami bahwa alam dunia ini hanyalah sedikit dan sebentar saja dibandingkan dengan alam akhirat nanti. Sehingga kita bisa memanfaatkan waktu hidup ini sebaik-baiknya untuk beribadah kepada Allah SWT. Insyaallah.


Sumber :  http://www.argaaditya.com/2011/10/perbandingan-matematis-di-dunia-dan-di.html

Hutang Amerika pada Indonesia 57ribu Ton Emas Lebih

Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat, John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.
Perjanjian The Green Hilton Memorial Agreementdi Geneva (Swiss) pada 14 November 1963
Dan, inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah satu” harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini.
Perjanjian itu bernama “Green Hilton Memorial Agreement Geneva”. Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS).
Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapa pun, tetapi ada pada sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.
Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tahu keberadaannya kecuali John F Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tahu siapa yang menyimpan hingga kini.
Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Paus sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya.
Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanda tangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan.
Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara. Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar Amerika.
Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia.
Asal Mula Perjanjian “Green Hilton Memorial Agreement”
Setelah masa perang dunia berakhir, negara-negara timur dan barat yang terlibat perang mulai membangun kembali infrastrukturnya. Akan tetapi, dampak yang telah diberikan oleh perang tersebut bukan secara materi saja tetapi juga secara psikologis luar biasa besarnya. Pergolakan sosial dan keagamaan terjadi dimana-mana. Orang-orang ketakutan perang ini akan terjadi lagi. Pemerintah negara-negara barat yang banyak terlibat pada perang dunia berusaha menenangkan rakyatnya, dengan mengatakan bahwa rakyat akan segera memasuki era industri dan teknologi yang lebih baik. Para bankir Yahudi mengetahui bahwa negara-negara timur di Asia masih banyak menyimpan cadangan emas. Emas tersebut akan di jadikan sebagai kolateral untuk mencetak uang yang lebih banyak yang akan digunakan untuk mengembangkan industri serta menguasai teknologi. Karena teknologi Informasi sedang menanti di zaman akan datang.
Sesepuh Mason yang bekerja di Federal Reserve (Bank Sentral di Amerika) bersama bankir-bankir dari Bank of International Settlements / BIS (Pusat Bank Sentral dari seluruh Bank Sentral di Dunia) mengunjungi Indonesia. Melalui pertemuan dengan Presiden Soekarno, mereka mengatakan bahwa atas nama kemanusiaan dan pencegahan terjadinya kembali perang dunia yang baru saja terjadi dan menghancurkan semua negara yang terlibat, setiap negara harus mencapai kesepakatan untuk mendayagunakan kolateral Emas yang dimiliki oleh setiap negara untuk program-program kemanusiaan. Dan semua negara menyetujui hal tersebut, termasuk Indonesia. Akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa emas-emas milik negara-negara timur (Asia) akan diserahkan kepada Federal Reserve untuk dikelola dalam program-program kemanusiaan. Sebagai pertukarannya, negara-negara Asia tersebut menerima Obligasi dan Sertifikat Emas sebagai tanda kepemilikan. Beberapa negara yang terlibat diantaranya Indonesia, Cina dan Philippina. Pada masa itu, pengaruh Soekarno sebagai pemimpin dunia timur sangat besar, hingga Amerika merasa khawatir ketika Soekarno begitu dekat dengan Moskow dan Beijing yang notabene adalah musuh Amerika.
Namun beberapa tahun kemudian, Soekarno mulai menyadari bahwa kesepakatan antara negara-negara timur dengan barat (Bankir-Bankir Yahudi dan lembaga keuangan dunia) tidak di jalankan sebagaimana mestinya. Soekarno mencium persekongkolan busuk yang dilakukan para Bankir Yahudi tersebut yang merupakan bagian dari Freemasonry.
Tidak ada program-program kemanusiaan yang dijalankan mengunakan kolateral tersebut. Soekarno protes keras dan segera menyadari negara-negara timur telah di tipu oleh Bankir International.
Akhirnya Pada tahun 1963, Soekarno membatalkan perjanjian dengan para Bankir Yahudi tersebut dan mengalihkan hak kelola emas-emas tersebut kepada Presiden Amerika Serikat John F.Kennedy (JFK). Ketika itu Amerika sedang terjerat utang besar-besaran setelah terlibat dalam perang dunia. Presiden JFK menginginkan negara mencetak uang tanpa utang.
Karena kekuasaan dan tanggung jawab Federal Reserve bukan pada pemerintah Amerika melainkan di kuasai oleh swasta yang notabene nya bankir Yahudi. Jadi apabila pemerintah Amerika ingin mencetak uang, maka pemerintah harus meminjam kepada para bankir yahudi tersebut dengan bunga yang tinggi sebagai kolateral. Pemerintah Amerika kemudian melobi Presiden Soekarno agar emas-emas yang tadinya dijadikan kolateral oleh bankir Yahudi di alihkan ke Amerika. Presiden Kennedy bersedia meyakinkan Soekarno untuk membayar bunga 2,5% per tahun dari nilai emas yang digunakan dan mulai berlaku 2 tahun setelah perjanjian ditandatangani. Setelah dilakukan MOU sebagai tanda persetujuan, maka dibentuklah Green Hilton Memorial Agreement di Jenewa (Swiss) yang ditandatangani Soekarno dan John F.Kennedy. Melalui perjanjian itu pemerintah Amerika mengakui Emas batangan milik bangsa Indonesia sebesar lebih dari 57.000 ton dalam kemasan 17 Paket emas.
Melalui perjanjian ini Soekarno sebagai pemegang mandat terpercaya akan melakukan reposisi terhadap kolateral emas tersebut, kemudian digunakan ke dalam sistem perbankan untuk menciptakan Fractional Reserve Banking terhadap dolar Amerika. Perjanjian ini difasilitasi oleh Threepartheid Gold Commision dan melalui perjanjian ini pula kekuasaan terhadap emas tersebut berpindah tangan ke pemerintah Amerika. Dari kesepakatan tersebut, dikeluarkanlah Executive Order bernomor 11110, di tandatangani oleh Presiden JFKyang memberi kuasa penuh kepada Departemen Keuangan untuk mengambil alih hak menerbitkan mata uang dari Federal Reserve. Apa yang pernah di lakukan oleh Franklin, Lincoln, dan beberapa presiden lainnya, agar Amerika terlepas dari belenggu sistem kredit bankir Yahudi juga diterapkan oleh presiden JFK. salah satu kuasa yang diberikan kepada Departemen keuangan adalah menerbitkan sertifikat uang perak atas koin perak sehingga pemerintah bisa menerbitkan dolar tanpa utang lagi kepada Bank Sentral (Federal Reserve)
Tidak lama berselang setelah penandatanganan Green Hilton Memorial Agreement tersebut, presiden Kennedy di tembak mati oleh Lee Harvey Oswald. Setelah kematian Kennedy, tangan-tangan gelap bankir Yahudi memindahkan kolateral emas tersebut ke International Collateral Combined Accounts for Global Debt Facility di bawah pengawasan OITC (The Office of International Treasury Control) yang semuanya dikuasai oleh bankir Yahudi. Perjanjian itu juga tidak pernah efektif, hingga saat Soekarno ditumbangkan oleh gerakan Orde baru yang didalangi oleh CIA yang kemudian mengangkat Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sampai pada saat Soekarno jatuh sakit dan tidak lagi mengurus aset-aset tersebut hingga meninggal dunia. Satu-satunya warisan yang ditinggalkan, yang berkaitan dengan Green Hilton Memorial Agreement tersebut adalah sebuah buku bersandi yang menyembunyikan ratusan akun dan sub-akun yang digunakan untuk menyimpan emas, yang terproteksi oleh sistem rahasia di Federal Reserve bernama The Black screen. Buku itu disebut Buku Maklumat atau The Book of codes. Buku tersebut banyak di buru oleh kalangan Lembaga Keuangan Dunia, Para sesepuh Mason, para petinggi politik Amerika dan Inteligen serta yang lainnya. Keberadaan buku tersebut mengancam eksistensi Lembaga keuangan barat yang berjaya selama ini.
Sampai hari ini, tidak satu rupiah pun dari bunga dan nilai pokok aset tersebut dibayarkan pada rakyat Indonesia melalui pemerintah, sesuai perjanjian yang disepakati antara JFK dan Presiden Soekarno melalui Green Hilton Agreement.
Padahal mereka telah menggunakan emas milik Indonesia sebagai kolateral dalam mencetak setiap dollar.
Hal yang sama terjadi pada bangsa China dan Filipina. Karena itulah pada awal tahun 2000-an China mulai menggugat di pengadilan Distrik New York. Gugatan yang bernilai triliunan dollar Amerika Serikat ini telah mengguncang lembaga-lembaga keuangan di Amerika dan Eropa. Namun gugatan tersebut sudah lebih dari satu dasawarsa dan belum menunjukkan hasilnya. Memang gugatan tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang tinggi, karena bukan saja berhadapan dengan negara besar seperti Amerika, tetapi juga berhadapan dengan kepentingan Yahudi bahkan kabarnya ada kepentingan dengan Vatikan. Akankah Pemerintah Indonesia mengikuti langkah pemerintah Cina yang menggugat atas hak-hak emas rakyat Indonesia yang bernilai ribuan trilyun Dollar. 

Sumber :
lintasgaul.blogspot.com