Jual/Kredit Rumah/Tanah di Duri Riau ? Hubungi 0896 2003 7000 / 0852 7811 1234 ( TELP/WA )



Email

| Tentang | Ketentuan| Privacy & Policy | Disclaimer | | Alamat : Jalan Sudirman No.40 Duri Riau 28884 |
| ☎ Telpon : (0765) 594246 ☏ Mobile : 0896 2003 7000 / 0852 7811 1234( TELP/WA ) | ✉ Email :admin@duririau.com |

hanya Bulan ini, Program RUMAH GRATIS ? Siapa Mau ? klik : www.rumahpublik.com

Kamis, 16 Desember 2010

MUSLIM : Haram Merayakan Natal dan Tahun Baru


Banyak kaum muslimin yang terpedaya dengan tipuan dan kepalsuan yang ditampilkan musuh-musuh Allah, khususnya kaum Nashrani (Kristen) dengan hari besarnya, seperti hari kelahiran Al Masih 'alaihis salam yang mereka sebut "Natal" yang SEBENARNYA TAK ADA (Perayaan Natal sebenarnya Hal Baru dalam Kristen)
dan tahun baru Masehi.
Banyak kaum muslimin menghadiri perayaan orang-orang Kristen tersebut di negeri mereka, bahkan sebagian mereka ada yang memboyong tradisi keagamaan tersebut ke negeri kaum muslimin, semoga Allah melindungi kita darinya!.
....Kita tidak boleh ikut-ikutan merayakan dua hari raya Kristen ini.Umat muslim wajib menjauhinya dan memperingatkan saudaranya yang muslim agar tidak terlibat dalam perayaan tersebut....
Lebih ironis lagi, tidak sedikit kaum muslimin yang ikut serta dalam perayaan-perayaan tersebut dengan alasan ini sudah mendunia yang dirayakan oleh setiap negara. Mereka tidak paham bahwa perayaan-perayaan tersebut adalah bagian dari syi'ar (ibadah) agama Kristen. Ikut serta di dalamnya berarti ikut merayakan ajaran/ibadah agama Kristen. Bergembira dan bersenang-senang dengan perayaan tersebut sama artinya bergembira dengan ajaran kufur, menghidupkan dan membesarkannya.
Inilah yang membahayakan akidah dan iman seorang muslim. Karena "siapa yang menyerupai suatu kaum dia bagian dari mereka," sebagaimana yang disabdakan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Lalu bagaimana dengan orang yang ikut serta merayakannya?
Kita tidak boleh ikut-ikutan merayakan dua hari raya Kristen ini. Umat muslim wajib menjauhinya dan memperingatkan saudaranya yang muslim agar tidak terlibat dalam perayaan tersebut.

Tidak ada komentar: